Apa
yang menyebabkan seseorang melakukan
sebuah perpisahan?
Apa yang
menyebabkan suami/istri bercerai?
Dan apa
yang akan terjadi ketika pasangan suami/istri kelak berpisah?
and this my answer.
Setiap orang pasti akan mengalami yang namanya perpisahan. Dimulai
dari kita kanak-kanak, menuju remaja, dewasa, bahkan sampai dengan menikah.
Namun masih ingatkah kita, mana hal yang paling menyedihkan diantara semua
perpisahan yang pernah kita alami?
Gua sudah banyak sekali menemui berbagai macam orang yang telah
mengalami perpisahan. Dan gua sendiri pun. Sudah banyak pengalaman merasakan
yang namanya perpisahan. Tapi, sebagian orang masih banyak yang bertanya.
Apasih perpisahan itu?
Menurut gua perpisahan itu ada 3 definisi.
i.
Perpisahan
secara biasa
Menurut
gua, perpisahan ini adalah perpisahan yang cukup tidak menyiksa ke diri kita
sendiri. Contohnya: perpisahan antara
benda yang kita sayang, dan saat benda itu hilang kita berkata “aku tak bias meninggalkannya”.
“Mengapa hewan kesayanganku bisa matiiiiii…. Kenapa kau rebut nyawa hamster ini
dariku ya Tuhan!” ini terlalu dramatis. Padahal perpisahan ini hanyalah persoalan mengenai sosok manusia
yang kehilangan sosok hewan peliharaan.
Okey
mungkin terlalu kecil masalah ini bagi gue. Tapi, trust me! ini adalah reality-nya. Saat lo sudah
menemukan hal yang baru. Keunikan yang
baru, yang mampu membuat lo tertawa. Lo akan melupakan semuanya tentang
kenangan lo bersama hamster lo.
ii.
Perpisahan yang
sedang-sedang saja
Bagi
beberapa orang perpisahan ini adalah menyengsarakan. Yaitu adalah ‘CINTA’. What
the hell? It’s a trouble? Oh, My God! Cinta itu bukanlah perpisahan yang
besar menurut gua. Justru itu gua mengatakan bahwa cinta itu hanyalah sebuah
perpisahan yang sedang-sedang saja. Gak percaya omongan gue? Kita buktikan!
Dari
survey yang gue dapatkan menyatakan bahwa. Hampir dari semua cowok di dunia
adalah pria yang terkena penyakit HGS
saat sedang putus cinta. HGS adalah singkatan dari Hanya Galau
Sementara. Dan setelah gua perhatikan kembali, sosok cowok setia itu hamper
punah. Di dunia ini, mungkin hanyalah sosok Bebi Romeo yang dibutuhkan.
Dan
dari survey yang gua dapatkan juga dari wanita. Hamper seluruh wanita di dunia
ini terkena penyakit HGS juga. Hilanglah Galau Sekarang. Penyakit
ini terbukti, bahwa sosok wanita ketika habis putus dari sang kekasih. Kata
yang akan dikeluarkan hanyalah simple. Dan khusus di jaman sekarang.
“Gua harus cepet move-on,” yeay, give a plouse everbody…… Dari
bahasan itu, gue juga gak menyimpulkan bahwa cara cowok itu baik. Itu juga gak
bagus HGS versi cowok. Dan gak juga bahwa sesungguhnya cara wanita itu jelek.
Karna ada benarnya juga apabila kita move-on.
Namun, dari
segala macam apapun peprisahan soal cinta. Itu semua mengajarkan kita, untuk
belajar lebih dekat kepada seseorang. Dan belajar untuk mempertahankan
seseorang. Bukan hanya sekedar gampang untuk menyatakan cinta. Dan gampang pula
mengatakan sebuah perpisahan. Karena sesungguhnya cintaitu tidak membutuhkan tanda koma (,)
tanda Tanya (?). Padahal cinta itu simple, dan tidak susah. Hanya butuh
tanda titik (.) dan berkata “AKU PADAMU.”
iii.
Perpisahan
keluarga
Perpisahan
ini menurut gua adalah yang paling tersulit dan paling terberat didalam
kehidupan ini. Karena, tidak semua orang dapat menerima perpisahan ini dalam
suasana senang, dan bahagia. Namun, perpisahan ini merupakan hal yang paling
menyakitkan. Terutama pada seorang anak. Terkkadang orang tua hanya memikirkan
ego mereka sendiri tanpa memikirkan psikologis anak-anak mereka. Sehingga dapat
menyebabkan banyak sekali akibat dari ulah orang tua yang gampang saja
mengucapkan kata ‘bercerai’. Gua adalah termasuk anak yang pernah mengalami
tentang hal perpisahan seperti ini. Dimana kedua orang tua gue bercerai. Tapi,
dari segala macam rintangan yang dihadapi. Gue mencoba bangkit, dan berusaha
menyemangati diri sendiri, untuk maju kedepan. Walaupun gua dari keluarga
broken home, itu bukanlah sebuah masalah.
And
this is my story….